Thursday, June 29, 2006

Oleh oleh dari Medan

Habis balik dari Medan nih and I love the city ! Perfect blended of Chinesse, Melayu, Arab, India pokoknya semua ada di Medan. Cuman airport nya ajah yang rada serem, tepat di tengah kota dan di tengah tengah perumahan..Alamak, pokoknya jantung mpot mpotan dah kalau mau mendarat :)

a hi-light some of the hawkers yang sempet aku kunjungi

1. SOTO MEDAN SINAR PAGI
Jalan Sei Deli 2D
Buka dari sekitar jam 7 pagi - jam 2 siang

Sebagai bukan penggemar berat soto, I am deeply falling in love with Soto Sinar Pagi. Soto ini soto santan, dagingnya bisa sapi, ayam atau campur (ayam,sapi plus jeroan). Aku ngga tahu bumbu persisnya apa, tapi rasanya rich banget plus gurih (aka asin) berhubung aku penggemar asin gituh lho. Selain soto, kita juga kan disajikan satu piring kecil jeroan yang dipotong kecil kecil dan di-topping kecap di atas nya (enak bangettt, parunya masih krenyes krenyes kalau digigit). Sambalnya juga unik, berwarna hijau (kaya yang di rumah makan Padang), lalu dimix dengan kecap (kayanya yah), dan beberapa makanan di Medan juga pakai sambal seperti ini. Lalu juga ada perkedel dan rempeyek udang. I wish mereka buka cabang di Jakarta :p

Ini adalah makanan pertama yang aku coba pas abis mendarat, waktu itu sekitar jam 13.30 lah, jadi suasananya ramai banget dan kayanya mereka hampir habis. Yang aku bikin kaget kaget adalah don't expect any service kaya di Jakarta hehehehe. Pas mereka naruh mangkok, hampir deh kuahnya keguyur ke client ku, peyek sisa kita diambil tanpa bilang bilang, dan ngga bisa "cerewet" kalo order (tanpa ini itu), pokoknya preman abis deh. But, that's Medan I think ... cuman perlu beberapa detik buat aku beradaptasi hehehehe, padahal biasanya ngomel melulu tuh :P


Oya, katanya sih ada variasi lain dari Soto Medan ini yaitu Soto Udang. Yang enak ada di Jalan Kesawan, dekat rumah Tjong A Fi. Cuman pas aku kunjungi tokonya tutup.

2. KUETIAU MEDAN A KUANG
Jl. Pagaruyung, Kampung Keling (Halal), Buka pagi - malam)

Di Jakarta, aku suka makan di Kuetiau Akang di Kelapa Gading (tapi ngga halal), dan menurut ku lumayan enak. Tapi di Medan, Kuetiau Akuang ini ngga ada dua nya. Sama sama di masak di tungku (supaya apinya merata kata si Koh Akuang nya), kuetiau ini bener bener endang bambang.

Pertama kuetiaunya ngga berminyak, kering dan rasa kuetiaunya sendiri enak. Kedua telor bebeknya garing dan berasa amis. Rahasianya menurut Koh Akuang, telor bebeknya ketika dipecah jangan pas di atas kuetiaunya, tapi di atas wok nya (kuetiau nya dipinggirkan dulu), tunggu sampai matang baru diaduk. Biasanya aku ngga pakai toge di kuetiau, tapi karena proporsi toge nya ngga ganggu, aku ok ok aja

Kalau kuetiau medan, biasanya mereka ngga pakai kecap manis, tapi kecap asin Medan kaya Hati Angsa atau cap Panah. Tapi pas sih kebetulan hari itu si Koh AKuang ekperimen pakai kecap manis, damn it...tambah enak bow :)

3. SOP SUMSUM LANGSA

Jalan Setiabudi, Buka jam 11 pagi - 12 malam

Pertama kali sumsum nya datang, langsung aku mau pingsan, super gedeeee banget. Dan pas aku coba, baru menyadari ternyata aku ngga suka sumsum. Rasanya berlemak banget dan bikin aku enek abis. Tapi aku liat temen temen yang lain seru banget makannya, pakai sedotan (yoi, pakai sedotan kaya minum teh botol) tuh sumsum disedot sampai abis. Tapi kuahnya aku akuin enak dan segar. Rasanya pas, ada asin, manis dan gurih, dicampur dengan tomat dan daun bawang seperti layaknya sebuah sop. Harusnya sih bisa ngimbangin rasa lemak di sumsum nya, but it's not work for me..:(

Selain itu juga ada pisau gede di setiap piring, bukan buat mecahin sumsumnya, tapi buat "mengerok" semua daging yang nempel di giant sumsum tsb. Kalau ada yang bertanya (kaya gue), sumsum ini adalah tulang bagian kaki dari sapi. Kenapa ada embel embel langsa karena ini adalah makanan khas dari daerah Langsa di Aceh.


4. MIE ACEH TITI BOBROK
Jalan Setiabudi, Buka pukul 11.00 - 21.30

Warung ini persis ada di sebelah Sop Sumsum. Yang mencolok di etalase depan nya adalah tumpukan mie berwarna orange, persis kaya warna font ini. Sebelum nyobain sempet kepikiran, bahan pewarna apa yang bakalan aku santap nih. Ternyata menurut yang punya, mie orange ini menggunakan kincu, bahan pewarna yang halal. Kurang pasti juga kenapa harus diwarnai orange, sampai lupa nanya.

Ada 2 jenis mie yang bisa dipesan, rebus dan goreng, dan toppingnya bisa berupa daging sapi, ayam, udang & kepiting. Yang seru adalah mie kepitingnya, kepitingnya gede banget digoreng dalam mie..porsinya lumayan gede emang.

Tadinya aku pikir rasanya pasti rich banget, karena mie aceh terkenal banget dimasak dengan bumbu yang banyak macamnya (bisa sekitar 20an jenis bumbu, dari yang biasa sampai kaya jinten dan kas kas - bumbu khas aceh). Tapi ternyata salah prediksi, bumbunya plain dan lebih mirip indomie rebus dibanding dengan mie aceh yang aku coba di depan RS Petamburan, Jakarta, baik yang rebus maupun yang goreng.


5. MIE SOP POLONIA
Polonia

Mie sop ini letaknya agak jauh dari pusat kota Medan. Tempat makan nya juga biasa banget, ada di tengah perumahan rakyat. Ada satu gerobak, lalu kursi kursi tukang bakso berjajar. Mulai buka jam 5 sore, tapi kalo ngga mau antri heboh, datang ajah 15 menit sebelum buka. Sembari abangnya nge loading barang, kita bisa santai nunggu. Soalnya pas jam 5 teng, abangnya udah ngga kelihatan, dikerubungin orang orang soalnya.

Mie Sop Polonia terdiri dari bihun yang disiram kuah sop (mirip kaya kuah bakso sih rasanya). Yang istimewa atasnya ditaburin daging ayam yang sudah disuwir suwir serta sambal hijau yang dicampur dengan kecap (kaya yang di Soto Medan). Rasanya sueger banget, apalagi aku pakai sambal yang banyak jadi pedes. Daging ayam suwir nya mantap kali kalau dicocol dengan sambal nya. Jadi kita juga bisa sekalian order ekstra ayam goreng nya kalau kurang, dan rata rata orang sih order ekstra ayam. Dijamin makan sambil keringatan tuh..

Yang unik lagi dari Medan adalah Martabak nya. Kalau di Jakarta, kulit martabak nya dilebarin, ditaruh di atas wajan panasnya, isinya dituang kedalam kulit martabak. Tapi kalau di medan beda banget. Kulit martabak nya dibuat segi empat dan ngga terlalu besar kemudian dicemplungkan ke dalam api panas. Kemudian adonan isinya dituang di atasnya dan bukan di dalamnya dan diratakan kaya kalao kita bikin omelette. Norak sekali deh aku ngelihatin abangnya hehehehe.

Selain itu aku discover roti cane nya juga endang banget. Jadi adonan roti cane nya dimasak di wajan panas, tapi kemudian di kacau kacau sampai ngga berbentuk. Dimakan panas panas sama gula pasir...Hmmmmmm

Masih banyak banget tempat menarik di Medan. Tunggu ajah part 2 nya :)







Thursday, April 27, 2006


THE BOY NEXT DOOR
By Meg Cabot
(known for her extremely successful young adult fiction series the Princess Diaries)

In her debut adult novel, Cabot relies entirely on highly amusing e-mails to tell a fetching meet-cute story. New York City gossip columnist Melissa Fuller is known for being obsessive about Winona Ryder, dating the wrong men and being tardy for work. Arriving particularly late one morning, she explains to her colleagues at the New York Journal that she was detained by the attempted murder of her elderly next-door neighbor, Mrs. Friedlander, who is in a coma. Always the good girl, Mel has volunteered to take care of Mrs. Friedlander's many pets until the neighbor's nephew Max, a famous fashion photographer, can be reached. Her co-workers warn her about Max, a notorious lady's man. Contrary to the gossip, when she meets Max he is down to earth, funny and kind. Despite the strange fact that he likes to be called John and appears to be between photo shoots, she begins to date him and learns that he shares her love for Stephen King novels and natural disasters. It doesn't take long for her to fall head over heels, or for Mel's mom to write, "Get a ring on your finger before you uncross those legs, sweetie." When a mysterious e-mail arrives explaining that there is more to her beau than meets the eye, she is duly upset and uses the power of her pen to get even. But when Mrs. Friedlander's attacker returns, will Mel and Max be able to put their differences aside to catch a killer? Full of clever e-mail banter and tongue-in-cheek humor, this cheeky novel should be enjoyed in one sitting.
(From Amazon.com)


I loveeeee Meg Cabot, dia adalah salah satu chick lit writer favorit gue. Bukunya selalu ringan, seru persis kaya makan popcorn. Kaya "The Boy Next Door" ini, walaupun title nya rada rada jamdul, but buku ini dijamin asyik banget. Seluruh buku ini formatnya email, jadi story progress through thousand emails..
Ngga yakin seru??? Salah banget, email di buku ini seru seru, apalagi didukung karakter yang konyol konyol banget. Favorit gue adalah temen temen se kantornya Melissa ini, yang demen banget nge gossip lewat email :) terutama soal manager HRD kantor mereka yg nyebelin banget. Belum lagi kakak nya Max yang mau tahu banget soal hubungan adiknya ama Melissa.
Pengen banget ngelihat novel ini dijadiin filmmmm......:p



SHE WENT ALL THE WAY
By Meg Cabot


Success hasn't spoiled screenwriter Lou Calabrese -- it's just given her a taste for luxury. And it's put her in some bizarre situations -- like in a helicopter en route to the wilds of Alaska, sharing too-close quarters with the last man she wants to be with: Jack Townsend! Once a sexy nobody whom Lou helped make a somebody, Jack's just been dumped by a high-profile Hollywood airhead -- who's eloped with Lou's longtime love! So what else could go wrong?Well...Their pilot could try to shoot the most adored man in America. They could crash land in the icy, mountainous middle of nowhere. And at the worst possible moment, when survival should be their only consideration, Jack could start wondering if maybe he wasn't a wee bit too hasty for not giving this sexy screenwriter a second look -- while Lou could start noticing how superstar Jack is kind of hot after all ...
(From Amazon.Com)


Not the best from Cabot but to accompany my Mocha Frappe from Starbuck in a nice beautiful Sunday still okeh lah...


Every Boy's Got One
By Meg Cabot

A day-by-day travel journal intended as a first anniversary present for Jane Harris's best friend, Holly, turns into Jane's rollicking private diary account of the madcap events leading up to Holly and Mark's Italian countryside elopement. Cabot (Boy Meets Girl), who pens the bestselling young adult series the Princess Diaries, presents an engaging topsy-turvy tale pitting maid of honor Jane, renowned for her Garfield-like Wonder Cat cartoons, against Mark's best friend and best man, international journalist Cal Langdon (who, to Jane's astonishment, has never heard of Wonder Cat). The author garners extra points for cleverly bringing the novel to life via Jane's diary, Cal's PDA journal and the hilarious e-mails that whiz through cyberspace between the main characters, their respective family members and one diehard Wonder Cat fan. Cabot captures the rustic charm of Castelfidardo, a small Italian town in the region of Le Marche, which happens to be the accordion-making capital of the world and is replete with unpredictable electricity, dubious public restrooms and bureaucratic snafus that nearly derail the wedding plans. The jaded, bitterly divorced Cal makes a worthy opponent to Jane, whose notions of marriage are much more romantic than his. Cabot's personal epilogue about her own elopement in the Italian countryside—marked by much of the mayhem her main characters encounter—adds spice to this frothy concoction of love, friendship and true romance.
(From amazon.Com)

Walaupun ngga sebagus Boys Next Door, buku ini masih asyik buat dibaca. Kali ini format nya adalah travel jurnal and juga PDA journal. Walaupun temanya klasik banget (dari benci jadi cinta..) cuman kapan sih pernah bosen ama tema kaya ginih...Buku ini asyik dibaca kalo travelling, karena ngga usah mikir bow...


SIZE 12 IS NOT FAT: A Heather Wells Mistery
By Meg Cabot

At 28, former teen-pop-star Heather Wells feels as though she has lost everything: her family and fortune (her mom fled the country with Heather's earnings), her recording contract, her slender waistline, and her fiance, Jordan, a philandering, boy-band singer. Then Jordan's brother, Cooper, a dreamy private investigator and family black sheep, offers Heather room and board in exchange for clerical work, and she finds an additional job as a residence-hall director at a nearby Greenwich Village university. After several female students turn up dead at the dorm, Heather takes on her own stealthy investigation and finds herself the target of the killer. In the first title in her Heather Wells series, Cabot combines a fairly straightforward mystery with a single-girl-in-the-city plot in which Heather triumphs over cheating guys, bad luck, and a fattist society. Most of the characters are two-dimensional, but Heather's strong, amusing voice, the plot twists, and the possibility of romance will draw mystery and chick-lit readers alike
(From Amazon.Com)

Gue agak kaget ama novel barunya Meg Cabot ini, temanya detektif amatir gini. Kayanya gue ngga sreg ajah walaupun kocak kocaknya masih kaya novel novel dia yg dulu. Tapi gue suka banget ada lirik lagunya si Heather di setiap opening chapter, pas banget nunjukin kalau dulu si heather ini adalah seorang teen pop idol ternama hehehehehe, jadi inget ama debbie Gibson tuh...:P


vanishing act

By Jodi Picoult

Each of the five narrators in this excellent book speaks intimately to the listener, capitalizing on the emotional complexity of Picoult's heart-wrenching tale. Delia Hopkins, immediately seizes the attention when she relates how, on an ordinary day in smalltown New Hampshire, her beloved father, Andrew, is arrested for having kidnapped her, 28 years earlier, from the mother she long thought was dead. Delia's fiancé, Eric, and her best friend, Fitz (both of whom are given appropriately cultured New England accents), add dimension to this multifaceted exploration of love and identity.


Buku ini bercerita dari point of view 5 orang yang terlibat di dalamnya; Delia, Andrew - sang ayah, Eric - Delia's fiance & Andrew's lawyer, Fitz - sahabat Delia & Eric serta Elise - ibu Delia.
Tema nya menarik banget, what is good and bad or right or wrong, how well you know your parent. Bahwa di dunia ini there is always both side of the story no matter what. Dan gue suka banget endingnya, ada twist di situ yang ngebuat kita menutup buku ini dengan senyum :p
Walaupun secara overall, buku ini agak ke mana mana ceritanya dan karena dilihat dari point of view yg beda beda jadi ngga dalem banget. Kaya pengalaman Andrew di penjara, menurut gue sih agak dragging banget. Terus cerita Elise juga kurang diexpose. Plus cinta segitiga nya Delia-Eric-Fitz agak ganggu dikit sih...

Wednesday, April 26, 2006

the third secret


By Steve Berry

Set in the near future, Secret introduces Jakob Volkner--Pope Clement XV--a German "caretaker pope" who, nearing the age of 80, was elected as John Paul II's successor. But three years into his papacy, the thoughtful Clement has begun to quietly express skepticism about papal infallibility and the Church's restrictive dogma, and to make odd requests of his longtime secretary, Monsignor Colin Michener, an Irish-born but American-reared priest whose vows of celibacy have been tested--and found wanting.

Clement has also made repeated visits to a guarded sanctum within the Vatican archives, where sacred and historic documents are stored. And he's dispatched Michener to Romania to locate an elderly cleric who, in the 1950s, translated three cryptic prophecies, purportedly offered by the Virgin Mary in 1917 to a trio of children in Fatima, Portugal. Those secrets have since been fully disclosed to the world. Or have they?


That’s the question facing Michener in the wake of Clement's shocking suicide, as he pursues a twisted trail of clues, crimes, and religious forecasts from Rome to Bosnia to Germany, accompanied by his former lover, journalist Katerina Lew. But making any additional secrets known to the world will put Michener in confrontation with doctrinal reactionaries, led by Cardinal Alberto Valendrea, the Vatican's Italian secretary of state, who's determined to follow Clement as the Vicar of Christ--even if that requires inventing a few new sins and flouting a 900-year-old prediction of doom for the next pope.
(From Amazon.com
)

Seperlima bagian awal buku ini menarik, tapi habis itu ngga seru banget hehehehe walaupun akhirnya setelah dipaksa gue bisa nyelesain ceritanya. Mungkin sih menurut gue the Third Secret nya kurang bombastis dibanding let say ternyata Maria Magdalena itu ternyata pernah menikah dengan Yesus (tau dong buku apa ituh..hehehehe). Mungkin kalau fenomena penampakan dibahas lebih dalam, bakalan lebih asyik lagi, karena topik ini juga menarik banget

Tapi gue ternyata masih mau kasih satu kesempatan ama Steve Berry, gue lagi nunggu edisi paperback nya satu buku baru dia, judulnya The Templar Legacy. Kalau yang ini jelek juga, yah...lain kali daripada beli, gue minjem ajah deh buku karangan dia :p

the historian


By Elizabeth Kostova

“To you my perceptive reader, I bequeath my history”

The story opens in Amsterdam in 1972, when a teenage girl discovers a medieval book and a cache of yellowed letters in her diplomat father's library. The pages of the book are empty except for a woodcut of a dragon. The letters are addressed to: "My dear and unfortunate successor."
When the girl confronts her father, he reluctantly confesses an unsettling story: his involvement, twenty years earlier, in a search for his graduate school mentor, who disappeared from his office only moments after confiding to Paul his certainty that Dracula--Vlad the Impaler, an inventively cruel ruler of Wallachia in the mid-15th century--was still alive.
The story turns out to concern our narrator directly because Paul's collaborator in the search was a fellow student named Helen Rossi (the unacknowledged daughter of his mentor) and our narrator's long-dead mother, about whom she knows almost nothing. And then her father, leaving just a note, disappears also.
As well as numerous settings, both in and out of the East Bloc, Kostova has three basic story lines to keep straight—one from 1930, when Professor Bartolomew Rossi begins his dangerous research into Dracula, one from 1950, when Professor Rossi's student Paul takes up the scent, and the main narrative from 1972.
The criss-crossing story lines mirror the political advances, retreats, triumphs, and losses that shaped Dracula's beleaguered homeland--sometimes with the Byzantines on top, sometimes the Ottomans, sometimes the rag-tag local tribes, or the Orthodox church, and sometimes a fresh conqueror like the Soviet Union.
(from amazon.com)


Dracula stories are not my cup of tea. Gue ngga pernah baca Bram Stocker or Ann Rice novels. Paling gue cuman bisa related ama film Interview with Vampire, itu juga karena ada Brad Pitt :)
Gue beli buku ini juga rada ketipu sih, gue pikir jenis jenis kaya Da Vinci Code gitu. Tapi pas gue baca sih ternyata not bad juga, mungkin karena di buku ini gue bisa “kenalan” ama sosok Drakula ini, yang ternyata di luar anggapan gue selama ini adalah tokoh nyata dan punya history yg sangat panjang
Bagian awal buku ini menarik, tengah tengahnya kaya baca text book sejarah, menjelang ending naik lagi tapi endingnya mengecewakan. Bukan kenapa napa, buku ini tebelnya 704 halaman, jadi agak kecewa dong setelah berjuang habis habisan buat tamat, ternyata gitu ajah nih Count Dracula kekuatannya ???
Tapi gue suka buku ini pakai format surat menyurat buat nyeritain perjalanan tokohnya, jadi ngga terlalu ngebosenin.
Cuman buku ini asyik banget kalau dijadiin film..hmmmm, mungkin mini seri ajah tepatnya biar lebih puas. Karena tokoh di buku ini berkelana dari Inggris, Paris, Amsterdam, Istambul, Hungaria, Rumania..melewati gereja gereja tua, kubur kubur bawah tanah, situs situs kuno..... Mungkin kaya persilangan Indiana Jones and Interview with Vampire kaliiii...

he's just not that into you


By Greg Behrendt & Liz Tuccilo
Writer & consultant from Sex and the City

….Greg and Liz are here to say that despite good intentions –you’re wasting your time. Men are not complicated although they like you to think they are and there are no mix messages girls…the truth maybe HE JUST NOT THAT INTO YOU…

Sering banget kita nih cewek-cewek (mungkin juga cowok) curhat bareng cuman buat nge discuss he love me ..or not..love or not…Gue yakin deh dia suka ama gue tapi blab la bla….suka ngga yah dia ama gue, soalnya gue bingung nih blab la bla…Sound familiar ???

Nah, buku ini hadir buat nampar kita nih and tell the truth when a guy just doesn’t like us enough, so stop wasting our precious time :p
Gue suka banget deh ama si Greg ini, gue tuh ngebayangin dia nih pasti orangnya yang rada rada bitchy gituh deh and sebel banget ngelihat kelakuan cewek cewek yang takut banget bilang hejust not that into me …
Pas gue nonton Oprah, bener lho dia emang rada rada jutex gituh orangnya tapi sumpee pasti dia enak banget dijadiin temen gossip

Di buku ini Greg and Liz kasih contoh kapan sih or tanda tandanya he just not that into us. Oya, format nya asyik banget deh, jadi kaya kolom Tanya jawab di majalah gitu dan comment comment mereka berdua itu bener yang bikin kita malu sendiri, soalnya emang kenyataan nya kita suka ngga terima sih..

he just not that into you, if he’s not asking you out --- men are not afraid of ruining the friendship (catetttt nih), jadi ngga ada tuh alasan nanti merusak persahabatan kita (ceileeeee)

he just not that into you, if he’s not calling you..
“ oh sure, they say they are busy. They say that they didn’t have even a moment in their busy day ti pick up the phone. It was just that crazy. Bullshit. With the cell phone and speed dialing it is almost impossible not to call you. Men are just like us, we like to take a break to talk to someone we like. Which would be a day that I would never be to busy to call you

he just not that into you, if he’s married --- unless he’s all yours, he’s still hers

he just not that into you, if he’s a bully BF, selfish jerk – you already have one asshole, you don’t need another (ouchhh)

he just not that into you, if he’s breaking up with you – simple rules of break up always be classy, never be crazy

Tuesday, April 18, 2006

tv drama addict

Dari jaman gue kuliah, gue udah demen nonton tv drama di TV. Dari musim telenovela yang ala Little Missy sampai Rosalinda, Maria Mercedes dll hehehehehe. Terus sempet juga boom drama drama jepang kaya Tokyo Love Story (the best dorama ever...) terus dorama nya Takuya Kimura (Love Generation, Long Vocation etc) sampai Meteor Garden deh..Ngaku deh, biarpun acting para F4 itu amatir banget but serial itu menghibur banget.

Terus beberapa tahun ini gue demen banget ama serial serial Korea. Yang pertama kali gue tonton itu judulnya "Beautiful Days" di TV 7. ampe gue bela belain tuh tiap sabtu sore ngga pernah ketinggalan nonton. Sumpee, top abiss...Highly recommended lah, biarpun keluaran jamdul.
Dulu susah banget nyari serial Korea ini, gue kudu jauh jauh tuh ke Mango Two khusus buat browsing VCD nya (belum musim DVD soalnya) and jatuhnya mahal bo, soalnya paling ngga kan serial ini ada 16 seri
Tapi sekarang sih gampang banget nyari nya and cepet banget serial baru masuk. Paling dashyat, kemarin gue beli serial baru yang even di Korea nya ajah belon beres, udah ada bajakannya walau belum komplet sampai tamat. Dashyattttt

Cuman blog gue ini gue dedikasikan buat para drama addicts yang bener bener ngeluangin waktunya buat nge upload drama drama (bisa jepang, korea or taiwan) di internet lengkap beserta subtitle nya. Gue salut buangetttttttt

Jadi awalnya kan kalau nunggu drama baru kan suka lama nyampenya di Jakarta (terutama dorama Jepang yah, itu susah banget nyarinya). Terus temen gue namanya Anifah (arigato banget say...) yang ngajarin gue buat ngedownload drama drama itu lewat internet.

Awalnya rada ribet, soalnya ada beberapa software yang harus kita download dulu (ini gue juga tinggal copy paste ajah dari punya Anifah :), kalau mau email ajah ke gue...:p)
Lalu tinggal masuk deh ke beberapa site yang ada, gue sih cuman ngandalin satu site namanya
http://d-addicts.com/, terus tinggal pilih deh drama apa yang kita mau di section TORRENTS

Kalau drama yang kita mau belum ada subtitle nya, tinggal masuk ke bagian subtitle dan ngecek sudah ada belon..Paling enak sih nge DL dorama karena biasanya cuman sekitar 300-400 MB, kalau drama Korea biasanya sekitar 700 MB.
Perlu berapa hari untuk nge DL? Kalau drama baru, untuk700 MB bisa 2/3 hari tergantung dari internet connection nya lah, kalau udah agak lamaan bisa lebih lama lagi

Kalau sudah beres nge DL, format yang biasa gue pakai itu .AVI, jadi hanya bisa diputer di DVD player yang support DIVX, kalau ngga kudu di burn dulu jadi DVD or VCD

Yang gue amazed banget dari d-addict ini, kan ini free situs jadi ngga ada deh yang dibayar udah nerjemahin drama yg seri nya bisa puluhan, tapi banyak banget yang mau jadi contributornya. Terus anggotanya pada rajin banget nge upload drama2 baik yg baru or yang lama, even saling membalas request orang orang yang meng access. Gue tuh suka banget speechless sama passion para anggota di sana, gila banget dari seluruh dunia ngumpul dan susah payah cuman buat sebuah tv drama. INtinya, pantengin aja rules of the game nya ajah, soalnya pada galak galak juga kalu kita nyalahin aturan main nya bow..

Belum lagi kalau buka forum nya, rapi banget berdasarkan subyek bisa ngomongin macem macem, ngga cuman film sih. Cuman buat gue maanfaat banget, paling ngga tahu drama mana yang okeh apa ngga..Saluuutttttttttt

Di Indonesia, ada juga satu situs www.doramalover.com, ini buat para pencinta dorama Jepang. Bisa beli VCD dorama and juga mereka buka patungan subtitle kalau ada serial baru. Gue juga salut nih ama mereka yang mengorganisir, karena info dorama nya lengkap lho. Gue juga pernah coba beli, okeh banget dan on time dianternya, CD nya juga dalam kondisi bagus.
Arigato, sudah bantuin gue nge lengkapin koleksi dorama gue :)


Now watching: Sweet Spy (Korea) -- Goong (Korea)

hollaback girl

Let me hear you say
this shit is bananasB-A-N-A-N-A-S
(This shit is bananas)(B-A-N-A-N-A-S)

A few times I've been around that track
So it's not just gonna to happen like that
Because I ain't no hollaback girl
I ain't no hollaback girl
Ooooh oohthis my shitthis my shit
(Gwen Stephanie)

Dari pertama kali denger lagu ini sampai sekarang, gue ngga pernah tahu nih the meaning of the maksud dari hollaback girl nya Gwen Stepahnie ini...tanya tanya sekitar juga ngga ada yang tahu. Eh, pas banget di Yahoo ask today ada pencerahan nih..oooh, ternyata ini slang nya para cheerleader di Amrik...Buat yang juga penasaran, ini nih maksudnya lho..

Doesn't that song drive you bananas? The incessant beat, the stomping, the shushed-out swear words, and just what the heck is Gwen Stefani talking about? We don't want to get everybody fired up, so we put our pom-poms down and tackled this most important inquiry.
After a few times around that track, we discovered what a Hollaback Girl is and why Gwen ain't one.

The OC Weekly's insightful analysis points to cheerleading as the source of the slang. The cheerleading captain 'hollas' a chant to the squad, and the girls 'holla' it back. So the hollaback girl is a follower, and by extension, she is treated like a doormat, especially by boys. Writers on the Urban Dictionary add that a hollaback girl is all talk, no action, and won't fight back.

Obviously, Gwen is gonna fight and give it her all. She even socks it to us by proudly
confirming her cheerleader roots. And while similarly a cheerleader at heart, Toni Basil doesn't appear to be a hollaback girl either.

Btw, Yahoo ask ini lucu juga lho, jadi kita bisa nanya nanya ngga penting tapi kita juga penasaran (kaya hollaback girl ini lah) .... :p



Monday, November 28, 2005

tatto for dummies


waktu libur lebaran kemarin, gue nemenin abang gue bikin tatto di daerah kemang....serius banget abang gue mempersiapkan diri biarpun ini bukan tato pertama nya..dari udah browsing browsing gambar, beli majalah tato sampe nyari tempat tato yang oke di jakarta. atas rekomendasi dari adiknya yang cantik ini (maksudnya gueee hehehehehe), diputuskan untuk bikin tato di kemang karena dulu ada temen gue yang bikin di situ dan jadinya oke banget. Setelah janjian meluncur lah kita ke sana ...

berikut panduan singkat buat yang minat bikin tato:

1. siapkan gambar --- bagusnya sih lo udah tahu apa yang lo mau, soalnya tato (yang permanen) kan bakal ada terus di badan kita, jadi make sure kita ngga sembarangan ajah milih ... kan bukan kaya kita mau potong rambut bagusnya lagi gambarnya udah kita bikin rapi sesuai dengan ukuran yang kita mau di atas kertas, jadi nanti mas yang ngetatto ngga usah repot dan kita ngga usah nunggu lama lama...

2. siapkan uang yang cukup -- lain tempat lain harga, bagusnya tempatnya juga yang hiegenis (takut ntar kenapa kenapa)..harga biasanya dihitung dari luasnya, misalnya panjang x lebar x 10 ribu / 8 ribu or dll tergantung dari tempatnya.

3. setelah mas tato nya udah tahu gambar yang kita mau, dosq akan ngejiplak gambar itu di kertas (minyak??)

sementara itu bersihkan tempat yang akan di tato, misalnya abang gue kan tato nya di kaki, jadi bulu bulu kaki di sekitar lokasi harus di shaving dulu

setelah itu mas tato akan bersihin dengan alkohol, terus ngolesin rexona di lokasi tato..gunanya si rexona supaya gambar (yang di kertas minyak) itu nempel di kaki, ditekan tekan supaya gambarnya nempel di kaki. Setelah itu, gambar di kaki disempurnakan lagi dengan bolpen, terutama details details nya...



baru deh dimulai untuk men tato..pertama kali yang ditato adalah garis pinggirnya..sampai selesai

rasanya ??? yah lumayan lah, mas hima ajah ngga berhenti ngerokok tuh :p

baru abis itu di filling, yaitu diisi dalemnya. ..oya, tatto bisa hitam ajah or warna warna, as your request..iseng ajah gue tanya, katanya ada juga tinta warna pink..hehehehe, lucu banget yah, tatto warna pink gituh..kayanya ini baru berasa sakitnya..terutama kalo bagian yang ditato itu tulang semua or lo emang kurus, soalnya kalo jarumnya sentuhan dengan tulang...nyesssss, sakit bow :p
sekilas di tato kaya dibatik ajah....menurut gue jarumnya ngga nakutin, malah kayanya lebih relax kalo kita nglihat jarumnya daripada ngga bisa lihat...but, depend sih sama orangnya...
biasanya darah akan keluar dikit dikit selama proses ini..

4. kalau udah selesai semua, tato akan dibungkus dengan plastik wrap kaya yang buat di microwave dan juga di selotip...gunanya supaya tato tetep sterill...pakai terus pembungkus ini selama 2/3 jam...baru dibuka

Tips: dari pengalaman mas hima, kalau tato yang baru aja dibuat di kaki, jangan menyetir mobil apalagi yang manual...karena tekan menekan kopling mengakibatkan darah jadi mengalir..kalo tatonya di tangan jangan naik motor, ntar kalau berdarah darah bisa bikin kaget orang :p


5. Setelah itu, oleskan garamycil (kalo ngga salah nih) supaya bengkaknya cepet kempes. Tato juga ngga boleh kena air selama belum kering.
Oleskan juga vaseline (petroleum gel, bukan vaseline body lotion lho) sampai tato ngekelupas dengan sempurna

6. Menurut Gusti, tato akan pudar warnanya, biasanya kira kira setelah 2-3 tahun. Ini karena tinta sudah bercampur dengan darah kita, jadi warna hitam misalnya akan menjadi sedikit kehijau hijauan. Ngga ada salahnya, untuk nge recharge tato tersebut supaya kelihatan baru.

Untuk cari tahu tempat tato di jakarta, bandung dan jogja, klik ajah http://www.javatattooclub.org/






Friday, November 18, 2005

holiday on ice - journey through film making history

pas pertama kali denger mau ada show holiday on ice, gue emang langsung napsu mo nonton, kan udah luamaaaa buanget kayanya mereka ngga manggung di jakarta dan pas banget temanya tentang film
sayangnya pas gue ajak temen temen gue kok tanggapannya sepi banget dan gue agak sedikit dilecehkan, katanya gue kaya anak kecil, padahal kalo dilihat dari temanya ini kan konsumsi segala umur
untunglah ada partner ku yang setia, mas rubi..akhirnya (againnnn)kita dating buat nonton lagi

pertama banget yang kerasa adalah panitia nya rapi banget, padahal yang nonton..OMG, cukup bikin pusing karena ada anak anak, anak anak dan anak anak yang rame berlari ke sana kemari plus beserta ibu ibu nya dong :), tapi panitianya cukup galak buat negor sana sini, jadi keadaan waktu antre sangat aman dan terkendali.

kedua, on time banget !!!! kayanya ini konser pertama yang gue datangin dan mulainya on schedule..panitianya top abisss !!

ketiga, BAGUSSS BANGETTTTTTTTTTTTTTTT....ngga nyesel gue maksa banget pengen nonton, ngga nyesel nyulik rubi cuman buat nemenin (i love you darling :p) dari kostum nya, skill para penarinya, musicnya ..aduh ngga ada deh kata kata yang cukup buat ngegambarin .. c'est maqnifique lah kalo kata orang perancis..

sesuai dengan tema nya "hollywood", show dibuka dengan si jagoan, james bond..pas banget buat ngebuka soalnya mr bond nya jahil banget dan castingnya pas gituh..ganteng and tampangnya playboy berat.baru disambung dengan satu film yang gue ama rubi sibuk nebak nebak judulnya cuman ngga nemu :p
terus ada love story kaya dari titanic lengkap dengan lagunya celinne dion dan bagian paling seru pas musical movies; ada footlose, fame ama my fav all the time - dirty dancing...oh I...have time of my lifeee....:p
dan juga moulin rouge...penarinya jago jago, walaupun ada 1 or 2 orang yang suka jatuh melulu. kalau gue baca di website nya mereka tuh rata rata atlet olimpiade gituh
musical movies jadi favorit gue soalnya dinamis banget terus kostumnya rame pisan, orangnya segambreng plus gaya nya asyik banget..kaya apa yah rasanya ngeluncur di es hehehehehe, norak banget nih

diantara scene scene, pas peralihan ada 2 orang - srimulat banget deh gayanya- yang jadi bridging nya
tapi jangan salah..skill acrobatic nya juga jago..ceritanya tuh dibuat kaya mereka kut casting, tapi ditolak melulu ama directornya..sampai akhirnya they got the job..ternyata srimulat bule lucu juga

babak 2, dimulai dari hollywood legend, yang ini anak anak nya pada ngantuk semua soalnya ngga pada tahu keculai pas bagian charlie chaplin deh kayanya :p
gue paling suka sama scene akhir yaitu science fiction .... ampe megap megap gue saking bagusnya..mereka bisa ajah costumnya dibikin sedemikian rupa jadi waktu lampu mati bajunya bersinar kaya pakai lampu, pas lampu hidup bajunya juga warna warna...seru deh :p

yang okeh juga, setting panggung nya, digeser dikit udah ganti, diubah dikit udah jadi lain lage..norak deh pokoknya gue nonton...:p

penasaran, klik ajah http://www.holidayonice.com/as/








Friday, October 14, 2005

finding solo

Berkunjung ke solo seperti pulang ke rumah eyang yang nyaman dan hangat. Bukan saja karena gue lahir di sana - di rs brayatminulya tercinta - tapi juga kota ini begitu menyenangkan dan meneduhkan hati. Panas matahari yang begitu terik tidak akan terasa begitu kita duduk di depan pohon yang rindang di teras rumah. Angin sepoi sepoi, wajah wajah ramah yang melintas di depan kita membuat mata terasa berat dan badan pun tersender tanpa daya di kursi tak bergerak.

Perjalanan di Solo dimulai dari dalam Puri Mangkunegaran. Sayangnya sedang ada bazaar dan pameran di halaman depan puri yang indah ini. Kalau ini adalah bentuk kompromi soal budget pemeliharaan puri, tetap saja terasa sayang sekali. Kemeriahan bazaar tersebut membuat keindahan dan kemegahan tempat ini berkurang banyak banget.

Tapi keberuntungan menyertai di perjalanan kali ini. Gue dan teman teman diperbolehkan masuk ke dalam area pribadi puri mangkunegaran. Melewati pintu gerbang di sebelah belakang, gue tiba di kebun belakang yang teduh. Lorong dengan ruangan yang sudah dibongkar menjadi toko suvenir kecil ataupun dibiarkan kosong tampak bersih sekali. Kemudian masuk ke ruang penerimaan tamu untuk keluarga kerajaan. Ruang yang cukup besar dengan jendela kaca yang dihiasi logo mangkunegaran, kursi dengan hiasan emas dengan susunan melingkar, foto foto alm mangkunegaran dan juga raja yang bertahta sekarang tampak menghiasi ruangan ini. Di sebelah kiri adalah ruang makan dengan nuansa kayu jati coklat yang masih dipergunakan sampai sekarang, lengkap dengan para abdi dalam yang siap melayani.

Keberuntungan tidak berhenti sampai situ. Rombongan kita bertemu dengan Gusti Putri Satuti Yamin yang dengan baik hati memperbolehkan melihat ruang dandan pribadi yang dipergunakan oleh puteri puteri Mangkunegaran. Ruang yang cukup besar ini dihiasi oleh kaca besar di 4 sudut. Jadi sang putri akan berdiri di tengah ruangan, dan dari situ akan bisa meliat dirinya di segala penjuru untuk mengecek penampilannya. Lemari baju tertanam di dinding dinding kamar, dengan boneka berbusana Jawa untuk segala acara sebagai penandanya. Sungguh perkawinan arsitek & ornamen jawa -barat yang sangat memukau.

Setelah itu, gue juga sempat mengintip tempat mandi para puteri raja yang aksesnya berhubungan langsung dengan ruang berdandan. Semua masih diusahakan asli, hanya closet nya yang sudah memakai closet modern. Ada bak mandi di pojok ruangan, lalu ada tempat dayang dayang menunggu si puteri mandi si sisi kiri dan kanan. Ngga bisa kebayang rasanya mandi dipelototin oleh dayang dayang yang minimal 4 orang lah :)

Setelah itu, gue melanjutkan perjalanan ke salah satu makanan khas solo yaitu KIKIL BAKAR di RM Sate Kambing Asli (kali ada sate kambing palsu nih di Solo) (Jl. Gajah Mada 93). Ngga tahu kenapa, Kikil itu sangat populer sekali di Solo. Rasanya kita bisa menemukan makanan ini di seluruh sudut kota baik siang atau malam. Kikil bakar ini adalah kikil kambing yang dibumbui bumbu gulai dan kemudian dibakar seperti sate dengan kecap. Rasanya yummy banget, kenyal kenyal dan manis. Juga ada Sate Buntel yaitu sate dari daging kambing yang dicincang halus kemudian dibumbui dan dibungkus dengan lemak kambing kemudian dibakar. Sumpahhhh, sebenarnya geu bukan penggemar kambing tapi yang ini enakkkk buangetttt. Apalagi dimakan dengan kuah gulai (kambing juga..) yang sedap.

Malamnya dengan semangat 45, tanpa menghiraukan hujan yang turun rintik rintik gue ditraktir oleh Pak BW (makasih yah Pak) ke sebuah cafe kecil di samping hotel Novotel, yaitu O-Solo-Mio Galleria & Restorante (Jl Slamet Riyadi 253) Tempat nya kecil, di sebuah rumah tua yang asri tapi ajaib banget, menyediakan makanan Italy authentik. Misalnya Pizza nya masih dibakar dengan tungku besar yang pasti membuat pizzanya berasa crispy abiss. Untuk appetizer, kita memesan bruschetta (rotinya garing di tepinya, tapi empuk di dalam..enak banget) dan calamary. Penyajiannya juga dibuat cantik sekali. Pilihan pasta yang cukup lengkap, grill beef dan seafood dengan bermacam macam saus lengkap dengan pilihan wine yang beragam. Sungguh pause yang menyenangkan setelah mencicipi masakan Jawa yang manis dan berbumbu. Tempat seperti ini pasti banyak kita temukan di Bali, tapi menemukan nya di solo sungguh kejutan yang menyenangkan. Gue suka dengan compliment dari mereka yaitu chips dengan saus pesto yang top abis..



Setelah istirahat sejenak di hotel, jam 1 malam kita keluar lagi untuk mencicipi kehidupan malam di solo. Di Solo ada kebiasaan nongkrong malam di HIK atau wedangan ala Solo yang bisa ditemui di banyak pojok kota. Sebenarnya ngga ada juga yang tahu kenapa wedangan di Solo disebut dengan hik, sudah turun temurun disebut nya kaya gituh. Di sini ada teh, kopi hangat. Favorit gue adalah wedang ketan. Jadi air panas dicampur dengan ketan hijau (kalau di jakarta ketan ini biasa dimakan dengan ketan) dan gula. Hangatnya wedangan ini cocok banget dengan suasana malam yang rada gerimis ini. Lalu ada goreng gorengan kaya sosis solo tentunya, tempe, tahu ada jadah (=ketan) bakar, lalu ada apollo (ketan bakar yang tengahnya diisi dengan coklat) dan juga nasi kucing (nasi sedikit dengan lauk bandeng dan sambal). Tersedia juga peyek, sate, atau kikil (again??? hehehehe) sebagai tambahan lauk nasi kucing.

Setelah nongkrong, tanggung banget akhirnya kita mencoba Gudeg ceker Margoyudan yang sangat legendaris. Gudeg ini bukanya jam 1 malam - kira kira jam 6 pagi. Rasanya memang dashyat banget. Ceker nya lembut banget dan ada 2 pilihan ceker ayam kampung dan bukan. Gudeg ini bisa dimakan dengan nasi atau bubur, tinggal pilih sesuai selera. Rasa guedgnya ngga semanis gudeg Yogya, sambal goreng krecek nya juga enak banget. Pokoknya biar mata hampir merem, makan teteup lahap.


Besok paginya, kita berkunjung ke Serabi Notokusuman (Jl. Moh Yamin 49). Ada beberapa toko yang namanya sejenis, make sure ajah ngga salah nomor. Soalnya ntar rugi, serabi nya endang bambang alias enak banget. Lembut dan melted di mulut. Sekaligus kita bisa melihat pembuatan serabi ini. Jadi jangan kaget kalau tempatnya panas banget persis kaya di sauna. Kalau mau dibawa sebagai oleh oleh, mereka akan membungkus di kardus dengan cantik dan supaya gampang di bawa. Tapi hanya bisa tahansamapi 24 jam, jadi sampai di jakarta harus dimakan cepet cepet.

Setelah itu kita mencicipi Pecel Ndeso di Warung Tempo Doloe (Jl. Dr soepomo 55). Warung ini asyik banget tempatnya. Konsepnya warung tapi sudah lebih premium. Di tengah digelar berbagai macam pilihan makanan; ada nasi putih dan beras merah yang lebih sehat. Pecel dengan sambal kacang atau sambal wijen (yummy, kudu dicoba) atpi dengan kuah tumpang. Berbagai gorengan (empal, ayam, sate, telor, sosis solo, tempe bongkrek (tempe dari ampas tahu) dan juga aneka oseng oseng yang arsanya mirip banget ama masakan nyokap. Kerupuk kerupukan dan aneka penyek. Minuman nya khas banget yaitu Es Kunir Asem, beras Kencur..mungkin juga ada es temulawak kali :p

Jangan lupa mampir beli oleh oleh di Toko Orion (Jl. Sumohardjo 80). Di sini ada Mandarin Cakes yang sangat legendaris. Top banget. Sekarang jenisnya juga sudah macam macam. Harganya sekitar 35 - 55 ribu untuk ukuran kecil. Selain itu ada fav gue yaitu Bagelen Basah..I luv it..Yang bisa nyaingin hanya bagelen basah nya Abadi di bandung. Selain itu ada macam macam oleh oleh khas Solo kaya rengginang, dodol, brem, lapis legit, keripik keripikan. Lengkap banget. Kalau beli banyak minya di kardusin saja supaya bawanya ngga ribet.

Ke Solo belum lengkap kalau ngga ke Pasar Klewer buat belanja batik. Tips buat beli batik murah: jangan bergerombol dan bilang ajah buat dijual lagi, pasti harganya turun jauh banget.

Friday, October 7, 2005

lost in petak sembilan

Beberapa minggu lalu, gue mabal dari kantor hehehehe ... Setelah kepikiran beberapa ide mau ngapain, akhirnya gue memutuskan buat menjelajahi glodok dan sekitarnya, soalnya lagi pengen beli serial korea juga sih..Dari terminal Blok M gue naik busway Transjakarta yang tercinta, murah cuma 2500 sajah...Sayangnya pas mau naik bus, pada berebutan gituh, aduhhhh pening deh, warga Jakarta ini susah banget yah disuruh antri :(

Gue turun di Setasiun Glodok, lalu menyeberang ke kiri, jalan kaki dikit sampailah ke Glodok. Di situ bener bener surganya elektronic stuffs, langsung deh gatel ngelihat barang barang ... tUhan kuatkan hatiku :)
di lantai 3/4, banyak juga dijual alat medis yang harganya miring banget, kaya nyokap kan sakit diabetes jadi tiap pagi kudu periksa gulanya. Strip buat periksa gula biasanya gue beli di Guardian itu 170an lah isi 25, di Glodok harganya 210 an tapi isi 50...gubrak ngga sih !!!

Terus yang udah pasti sih DVD copyan murah banget, 1 disc bisa 4000 belum nawar dan kalo beli banyak bisa lebih murah lagi deh. Cuman hati hati ajah, pas gue beli dvd yang kepingnya ngga ada gambar filmnya (biasanya cuman kertas putih, ada ketikan judul film nya), biasanya ngga bisa diputer di player yang bagus dan bermerk. Tapi bisanya malah di player keluaran cina yang abal abal gituh. Cuman kalo menurut gue sih, kalo dari kelengkapan film masih lebih bagus di Mangga Dua or Ambasador.

Keluar dari Glodok, gue mengarah ke Pasar Petak Sembilan, pas di belakangnya. Absolutely gue cinta pasar ini hehehehehe. Di bagian depan, masuk ke arah dalam, ada kios kecil yang jual kain. Bukan kain sembarang kain, tapi sisa garment, jadi lucu lucu buangettttt dan yang lebih penting : 1m cuman 10 rebu dan kalo banyak jangan lupa abangnya diabused dan ditawar :p. Selain kain buat baju juga ada kain buat seprei juga. Tapi berhubung namanya juga sisa garment, jadi stock nya ngga terlalu banyak.

Selain itu banyak juga toko toko yang ngejual barang barang (makanan) import dengan harga murah. Biasanya dari Malaysia or Singapore kaya susu, makanan kaleng, indomie korea, olive oil, cemilan, candies dll. Pokoknya hari itu gue persis kaya mak mak, kalap bow beli beli ginian :p

Kalau jalan terus ke belakang, makin asyik deh. Banyak toko obat China, toko makanan Cina, bahkan toko buku cina yang kayanya sih lengkap banget isinya. Kalau bisa dibilang, persis kaya pasar Blok M, juga Blok M nya Kota, soalnya transaksi lebih murah kalo bisa bahasa mandarin hehehehehe. Petak sembilan ini mengingatkan pas gue jalan jalan ke Pasar Muara Angke (yessss, yang jauh banget ituh hehehehehe), banyak juga barang import yang aneh aneh dijual di situ denagn harga murah.

Pasar basahnya juga asyik banget. Kalau suka belanja di pasar tradisional, mendingan belanja di pasar yang deket daerah pecinan. Karena biasanya barang yang dijual, kualitas nya pun lebih bagus dan lebih fresh.

TIPS:
- pakai baju yang light and menyerap keringat, soalnya panas bangetttttt dan flat shoes biar ngga pegel
- sun block is a must
- kalau ngga berani makan, ada AW ama es Teler 77 di sana
- bawa temen yang bisa bahasa cina is an advantage
- bawa duit cash yang cukup, ntar nyesel lho :p




Thursday, October 6, 2005

crying out love, in the center of the world


Sekai no chûshin de, ai o sakebu
(Crying Out Love, in the Center of the World)

"When you die, does love die too??? "

Directed by
Isao Yukisada
Writing credits Kyouichi Katayama (novel)
Yuji Sakamoto (screenplay)

Cast :
Takao Osawa - Sakutaro Matsumoto
Kou Shibasaki - Ritsuko Fujimura
Masami Nagasawa - Aki Hirose
Mirai Moriyama - Sakutaro Matsumoto (High School)

THE STORY:
Sakutaro Matsumoto, cowok 30 tahunan siap siap akan menikah dengan tunangan nya Ritsuko Fujimora. Pas lagi pindahan ke rumah Saku, Ritsuko menemukan sebuah kaset dan ternyata itu adalah kaset berisi rekaman suara mantan pacar Saku, Aki. Saku kemudian menemukan surat dari Ritsuko bahwa ‘dia perlu pergi bentar dan jangan kuatir”. Saku akhirnya tahu bahwa Ritsuko pergi ke kota asalnya dan dia pun menyusul.
Pada saat mencari Ritsuko, Saku teringat kembali kisah kasih nya dengan Aki waktu dia SMA pada tahun 1986. Aki adalah cewek ngetop banget di sekolahnya; cantik, pinter dan jago olahraga yang kemudian meninggal karena leukimia. Akhirnya pencarian Ritsuko menjadi pencarian diri Saku; sanggupkan dia melupakan Aki dan cintanya??


FROM ME:
Susah banget nyari film ini, gue penasaran banget karena .... judulnya hehehehehe, abis menarik dan romantis banget ..iya ngga sehh??

Kedua karena pernah baca film ini adalah salah satu film box office tahun 2004. Even juga dibikin serial TV nya. Film ini diangkat dari novel (yang laris juga, kejual hampir 3 juta copies di Jepang) karya Katayama Kyoichi.
Ketiga, director nya, Isao Yukisada adalah mantan astrada sutradara beken Jepang, Shunji Iwai. Ngga heran kalo cinematography nya juga yang biasa dipakai oleh iwai yaitu Noboro Shinoda. Jadi kudunya sih pasti bagus dong.

Ceritanya sih sebenarnya klasik banget tapi penggarapannya ngga cengeng dan over sentimentil. Bolak balik flash back dan present nya mulus banget dan malah bikin kita makin ngerasai perasaan cinta nya Saku ke Aki. Salut banget buat pemeran Saku dan Aki waktu SMA, bagus banget mainnya dan ngga berlebihan. Kaya penggambaran Aki yang lagi sakit atau Saku yang mukanya kadang kadang suka kaya orang bego sambil naik skuternya. Cute banget ngelihat mereka nggunain kaset instead of surat buat curahan hati nya. Siapa sebenarnya Ritsuko yang keungkap di akhir cerita bikin twist yang bagus banget di film ini.Ending nya sih sebenarnya rada open yah, apakah Saku balik lagi ama Ritsuko atau ngga.

Film ini bisa mem potray dengan manis, lucu, sedih kisah cinta waktu SMA dengan pas. Gambar gambarnya indah, score nya juga bagus banget – kaya waktu temen se RS nya Aki meninggal, gambar tuh hening banget untuk beberapa detik cuman ada suara kaki Aki yang lari ke arah Saku.

Gue paling suka adegan akhir waktu Saku ngedengerin terakhir kali suara Aki di Uluru – center of the world nya Aki – duh tuh air mata gue langsung tes..tes..tes :p

semarang

Sabtu , 2 minggu lalu, berangkat ke Semarang buat kerja. Sambil nungguin shooting, jadi banyak juga terekspos fakta fakta soal kota yang panasnya gilaaaaa bangettttt ini. Kaya gue baru tahu kalo Semarang ini berasal dari kata asem dan arang, karena dulu banyak banget pohon pohon asem yang jaraknya jarang jarang. Juga baru tahu kalo kota ini udah ada sejak tahun 1476M dan didirikan oleh Ki Ageng Pandan Arang. Lalu raja ini digantikan oleh anaknya yaitu Pandan Arang Junior (aka KA Pandan Arang II) tanggal 2 Mei 1547 yang menjadi hari ultah kota Semarang ini.

Dulu dikenal sebagai Venesia dari Timur, karena tiap sore, noni noni Belanda pada berperahu menikmati kota dari Sociteit Brug (jembatan Berok) – Kp Melayu

Tahun ini, Semarang memperingati 600 tahun pendaratan Laksamana Cen Ho di kota ini. Laksamana ini merupakan awal dari migrasi penduduk Cina di Semarang yang akhirnya menjadikan tradisi dan budaya yang unik di sini karena perkawinan antara Pribumi dan Chinesse. Untuk menghormati L. Cen Ho ini dibangun lah suatu vihara yang sangat besar dan terkenal yaitu Gedung Batu


LAWANG SEWU

Kalau melewati TUGU MUDA di Semarang, di salah satu sudutnya ada sebuah bangunan tua yang sangat legendaris dan terkenal yaitu LAWANG SEWU, yang berarti seribu pintu dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan betapa banyaknya pintu atau bahasa Jawa nya “lawang” yang terdapat di bangunan ini.

Gedung ini sudah berdiri sejak tahun 1863 pada jaman penjajahan Belanda. Gedung yang tadinya megah ini merupakan gedung Kantor Jawatan Kereta Api Hindia Belanda, atau Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Bangunan bergaya art deco itu lahir melalui tangan arsitek BJF Klinkhamer dan J Quendag.

Sekarang gedung ini sudah tidak terpakai lagi dan dibiarkan terbelangkai. Karena tidak terawat, ngga salah kalo gedung ini terkesan sereeem abisss plus didukung oleh banyaknya rumor rumor seram seputar gedung ini.

Karena lokasi nya yang strategis sekali, ngga mungkin banget kalo tidak ada investor yang berminat untuk mereno. Tapi syahdan segala upaya untuk memugar gedung ini tidak ada ”dukungan” dari para ”penghuni” nya sehingga semua ga-tot. Yang ada tempat ini menjadi tempat favorit ajang uji nyali ala Dunia Lain kayanya :p

Gue berkunjung siang hari. Bukan nya takut sih, cuman memang schedule ngga memungkinkan, padahal pengen banget sih soalnya rame rame jadi berasa aman hehehehehe. Yang jelas, first impression, gedung ini dibangun dengan bahan kualitas no 1 tanpa dikorupsi, karena bangunan nya masih sangat indah dan kokoh walaupun tidak terawat. Di dalamnya ada taman yang cukup luas dengan beberapa bangunan kecil di pinggir. Terus ada sekitar 3 rumah kecil di pinggirnya, yang mungkin dulu sebagai tempat penjaga gedung nya kali yah

Oya, di pintu utama, ada kantor pengelola, jadi ijin dulu kalo mo foto foto. Pas masuk ke dalam gedung utama, baru berasa spooky nya deh. Gelap ngga ada listrik. Kebetulan ada Bapak tua penjaga gedung itu yg menemanin sambil – sumpee deh – ngga berhenti ngobrolllll dan minta ijin sana sini kepada penghuni nya.

Lewat pintu utama ada tangga menuju lantai 2 dengan kaca berhias yang keren banget dan awet sampai sekarang, hanya sedikit rusak di bagian bawah persis kaya kaca pajangan jendela yang di ada di gereja gereja. Sekilas, gue pikir gambarnya Ibu Maria deh heheheheh. Setelah itu baru banyak ruangan ruangan kosong dan koridor koridor panjang (cocok banget buat shooting jalangkung 2 kayanya) yang adem banget. Semarang tu super duper panas, tapi di koridor angin berasa semilir banget. Di koridor ini, gue langsung terbayang suasana waktu gedung ini masih dipakai sebagai kantor KA, pasti pegawai nya pada betah semua. Sayang, ngga sempet lihat lihat bangunan dalemnya, duty call J

What a beautiful building !!!



KOTA LAMA

Sedikit foto foto dari daerah Kota Lama di Jalan Let. Jend Suprapto. Dulu daerah ini disebut “The Little Netherland” atau Kampung Eropa atau Outstadt Europeshebuurt. Di mana pada jaman colonial, Kota Lama merupakan area yang dihuni oleh para bule – sinyo & meneer ini. Salah satu bangunan yang terkenal adalah Gereja Bledug. Dari jalannya saja, sudah berasa istimewa, jadi bukan terbuat dari batu tapi kaya ubin yang terbuat dari batu. Mirip mirip, kalo kita ke rumah eyang, ubin kamar mandinya kaya gitu, hanya ini terbuat dari batu. Sekarang gedung gedung cantik di jalan ini dipakai sebagai kantor kantor kaya bank dan kantor Telkom.



TOKO OEN
Jl Pemuda 52 (depan Sri Ratu Mall)



Toko favorit gue di Semarang, sudah ada sejak tahun 1936, tapi sepertinya sih dekorasi ataupun perlengkapan lainnya ngga terlalu banyak dirubah. Unik juga sih kalau mikir bahwa hampir di tiap kota besar ada toko gini kaya Ragusa (Jkt), Baltik (Bdg) atau yang di Surabaya itu.

Di sini menjual aneka roti kering kaya lidah kucing (my fav..nyam nyam..), spekulas dan kue kue lain. Lalu ada hand made es krim, yang terkenal banget adalah tutti fruity (satu potong es krim coklat, vanila dan ada buah buahan keringnya. Ada juga Oen Symphony (coklat, vanila, strawbery and green soda, pakai wafer), terus Napolitana, Chipolata, Donimo dll. Es krim nya lumayan komplit kok jenisnya.

Juga ada makanan kecil and besar. Coba resoles dengan mustard yang uenak tenan, hoezarensla (selada with mustard), soup, salad, Indonesian food, ada juga western food (winner schenitzel, gordon blue, steak or chinesse food khas semarang (ke kian cia, tjap cay dll)
Harganya juga sedeng aja sekita belasan ribu sampai sekitar 40 ribuan.

Kalau sama keluarga, coba di ruang makan sebelah dalem. Berasa makan di jaman baheula gitchu dehh...

Tips, kalau mau Lumpia, di deket situ ada Lumpia Mbak Lien yang ngetop. Jalan dikit sampai depan Hotel Blambangan untuk nyicipinnya..


PESTA KEBUN
Jl. Veteran 29

Kalau masih suka yang bersuasana ke Belanda belandaan, bisa mampir ke sini. Tempatnya rada naik ke arah Gombel. Gedung tua ini dipugar khusus untuk menjadi resto. Pas masuk, banyak ditemui hiasan or pajangan pajangan jam-dul. Ada satu yang malah bikin gue serem, ada satu kereta bayi a la film Rosemary Baby (film horror tahun 80an kalo ngga salah) and I hate it, nakutin banget sih. Others, keren banget. Ada sepeda sepeda tua dari sepeda anak kecil sampai sepeda kumbang buat kencan (lumayan keringetan kalih soalnya gombel ini nanjaknya boleh bangettt), radio tua, ada kotak pos jamdul dipajang di ruang depan. Ada satu ruang (kaya lounge lah kalo sekarang) yang banyak dikasih iklan iklan jamdul.

Kalu dilihat dari keterangan di place mat nya, dinamakan Pesta Kebun karena semuanya berawal dari sebuah mimpi di mana terbayang romantisme & keceriaan suatu pesta kebun yang sering diadakan oleh tuan meneer di masa lalu.

Makanan nya..wis kumplett tenan, menunya ada udah kaya majalah. Tapi design nya cantik banget; dengan foto foto kuno yang menarik dan sedikit sejarah tentang kota semarang plus penamaan menu menunya sangat kreatif. Jadi setiap menunya ditambahkan something yang khas semarang. Kaya : makroni schoitel gereja bledoek, pastel toetoep bioskop orion, mie goreng djawa kopral djono, soep boentot pasar djohar, steik tenderloin toean raffles dll.



Friday, September 23, 2005

My Ex Boyfriends

Akhir akhir ini baru dengerin albumnya satu grup baru namanya LOW MILLIONS . Album mereka ini lucu sekali concept nya. Judul albumnya tuh My Ex Girlfriends, jadi lagu lagunya memang terinspirasi dari para mantan mereka kaya Eleanor, Niki, Jane dan temen temennya. Album ini keren banget (menurut gue sih..) and very personal (..hundred blouses are coming down, I look for you in every one...- 100 blouses)

But then something crossed my mind soal per mantanan inih. First, jumlah mantan gue ngga bisa dibikin album, soalnya cuman 2 hehehehehe. Second - both them - are not speaking with me anymore. Dan, kayanya ini bukan karena gue, karena gue sih pengen banget jadi mantan yang baik, biar udah putus tapi masih contact contact kan, masih ngobrol syukur syukur bisa jadi buddy deh. Ngga tau yah, mugkin mereka emang tipe kalo putus terus ngga pengen aja ada hubungan..Mungkin ngga ngajak berantem sih, tapi definetely bukan juga jadi temen curhat kali yahhh

Ade, temen kantor gue pernah bilang, bahwa mantan itu yah emang nasibnya bukan untuk dijadiin temen..But, kalau lihat dia ama Donald (mantan tercintanya), gilaaaa asyik banget hubungannya, dan c'mon you two make me jealous :)

Mungkin kalau gue dapet pacar yang ketiga, salah satu yang kudu ditegesi dari awal dan dijadiin kriteria adalah, kalo putus kita tetep harus temenan.
Cita cita nih punya mantan pacar yang asyikk :p

Tuesday, September 20, 2005

uthe's night


Tanggal 15 kemarin (kamis), gue dan - my best date ever - Ruby nonton konser Uthe di Plennary Hall, JHCC. Tumben nih, bulan september ini ada 2 dive Indonesia ngadain konser hampir barengan. Nanti tanggal 30, ada juga konser Sang dewi dari Titi DJ. Penonton nya lumayan rame, cuman wangi wangi dan manis manis :). Konser mulai jam 8.30, telat setengah jam dari schedule. Gue beli tiket yang kelas Festival dan pas banget ama perkiraan, tempatnya ngga terlalu gede jadi emang paling enak di kelas festival. Surprise, panggungnya bener bener di tengah. Depan, kiri dan kanan menghadap penonton, yang belakang menghadap ke orkestra. Cuman panggung ini jadi satu hal yang paling ngga enak sepnajang konser. Karena kita ngga akan lihat Uthe kalo dia nyanyi di sisi lain panggung. Emang di tengah ada bagian puncaknya, tapi Uthenya sendiri jarang bo di situh. Mas Jay, boleh ngga lain kali ngga usah bikin panggung kaya gituh lagee..kan kaya main kucing kucingan ama Mbak Uthe nih...



Roughly, concert ini dibagi jadi 4 babak. Ada opening, jazzy, samba and closing. Honestly, bagian pertama agak boring. Ibarat pemain badminton, Uthe ini lambat panasnya. dibuka ama sebuah lagu Gereja yang dinyanyikan acapella, terus disambung dengan lagu Bawa Daku Pergi dan beberapa lagu yang rasanya kok ngga familiar yah :p
Uthe pakai baju biru yang cantik, cuman sepatu nya ngga approved deh. Gue ama Mas Ruby malah jadi ngomentarin sepatu nya melulu hehehehehehehe...A..a..a...amburadull...



Di sesi kedua, temanya adalah jazzy..Yang paling asyik pas nyanyiin lagu favorit gue Keliru..yang nyanyiin refrain nya adalah .... tidak lain tidak bukan..si Mas Glenn...asyik banget dengerin kolaborasi keduanya, ngga ada matinya tu suara mereka berdua emang deh toppp !!!
Yang ngga top adalah costumnya Uthe, kok jadi pink barbie gituh ??? Padahal Uthe ini cantik mungil dan gue jarang banget ngelihat dia sal tum kaya malam ini....

Babak 3 dibuka dengan penampilan sekitar 8 pemain perkusi (kayanya si pemain top semua tuh, sayang kurang mengenali...) yang groovy banget dan juga penampilan putri tercinta yang menari khusus buat maminya...
abis itu lagu lagu nya asyik banget semua ada Tak kuduga, astaga ..Seru dan rame banget, walaupun Uthe kayanya rada rada canggung juga bergaya energik gituh. Terus ada paduan suara yang bagus banget mengiringi Uthe di Kaulah Segalanya ....Toppppp!!!

Vokal Uthe emang dashyat banget, selama kira kira 25 lagu lah..ngga ada yang kesleo tuh vokal ama staminanya. Music by Erwien Gutawa juga keren, hanya aja kerasa orkestranya ngga maksimal banget dimanfaatinnya..Kurang pasti itu karena akustik gedung nya yang kurang menunjang apa gimana..Jadi overall, kayanya ada yang kurang gimana poll di konser kali ini.
Tapi ngga disangkal, Uthe emang top suaranya !!!

PS:
1. Pemain Bass nya lucu bangettt :P

2. NICE SURPRISE
ketemu ama Toto dan Rifai after..ya ampun sampe lupa udah berapa taun ngga ketemuan yah...Toto masih kaya dulu, ngga tambah tua sedikit pun, and love your hair hehehehehe
Bang Fai, tambah berwibawa, horas!!!!
Maap yah, ngga bisa gabung jumat malam...:p





Tuesday, September 13, 2005

P.U.R.W.O.K.E.R.T.O

Pas pertama kali denger disuruh ke Purwokerto, rada rada males banget...soalnya kebayang jauhnya plus harus naik kereta lagi. .. Gue agak agak trauma, tahun lalu pernah ke Cirebon naik kereta dan nyampe jakarta telatnya 4 jam dari schedule ...aaaahhhhhhhhh, tidak lagi !!!!! Tapi apa dayaku, namanya juga pegawai doang..

Buat pesan tiket KA, bisa dilihat di http://www.kereta-api.com/, canggih yah, ternyata perum KA juga punya website :). Kalau mau naik pagi ada 2 kereta:
- Jam 08.00 - 12.40 : Argo Dwipangga, harganya 160 ribu
- Jam 08.15 - 13.11 : Taksaka I, harganya 155 ribu
Ngga jelas deh bedanya apa yahhh???

Pas hari H, dimulai dengan sejumlah kejengkelan. Pertama taksi gue datangnya telat. Kedua, itu Mampang kenapa macetnya bikin orang speechless. Akhirnya dengan semangat 45, gue (beserta 1 kopor dong) naik ojek dari mampang dengan pesan kepada pak supir, jangan pakai rem and 10 menit harus sampai Gambir. Dan akhirnya aku ketinggalan kereta jam delapan pagi ihikkkkkkkkkkkkkkkkkk. Benci nya !!!!!

Ngga menyerah, gue kejar kereta jam 8.15. Pas buka dompet, tinggal 20 rebu doang. Akhirnya harus cari ATM dulu sementara udah jam 8 lewat 5. Pas ketemu ATM, ATM nya macet bow...Tuhan, tolonggggggggg
Akhirnya sukses juga berdiri di tiket box, eh si Mbak jutex banget ngga mau kasih tiket karena harus lapor dulu katanya. Belum tahu si Mbak, kitanya udah mau marah...Dibalas dengan kesuper judesan gue akhirnya jan 8. 20 aku duduk manis di kereta ..untung keretanya telat dikit hehehehehehe

Kereta Taksaka ngga terlalu penuh. Dan bersih biarpun kamar mandinya rusak satu. Makananya standart tapi perjalanannya lancar banget. Hmmm, agak blur sih, soalnya tidur melulu di jalan :) Abis bete sih, terus filmnya yg diputar nga jelas juga..

Pas jam 13.15, sampai lah di Purwokerto. Setasiun nya kecil tapi asyik banget. Langsung dijemput ke Hotel Dynasti. Surprise, hotelnya ok lho. Gedee buangettt, kamarnya juga lumayan ok. Kayanya semalam sekitar 270 an ribu deh.

Besoknya the adventure begin. Pertama kita meluncur sekitar 1 jam dari purwokerto, ke arah Banyumas, tepatnya setelah Sumpyuh terus dikit, melewati Pasar Tambak dan sampailah kita ke desa Tambak yang merupakan "Desa Bebek", soalnya banyak banget yang jual makanan dari bebek (sate,goreng,bakar dll)

Yang kita kunjungi adalah Warung Sate Bebek Pak Encus
Jl. Raya Tambak 19 (setelah Pasar Tambak), sebelah kiri jalan
Buka: Jam 6 pagi - 9 malam
Di sini komplet ada sate bebek, bebek bakar, goreng, gulai bebek
Sate bebeknya cukup empuk dan udah ngga bau lagi, tapi agak kurus kurus gituh satenya. Bisa dinikmati dengan bumbu kacang atau kecap. Yang agak segen buat gue coba adalah gulai bebek, agak ngga sreg ajah ngebayangin gulai berkuah dan bersantan tapi dagingnya bebek.

Kalau bebek gorengnya sangat appetizing banget. bebek nya potongannya cukup besar dan ada remesan nya yang kalo di makan kriuk kriukkkkk

Pas ditanya kenapa banyak banget yang jual sate bebek, ternyata kalau ayam atau sapi kan sudah biasa dan kolesterol tinggi, jadi desa ini berinovasi lah dengan per bebek an nya ini.

Abis dari sate bebek, kita putar balik lagi ke arah Purwokerto. Setelah lewat Ps. Tambak, ada jalan di sebelah kiri. terus aja melewati satu klenteng ada Ketupat Tahu yang ngetop banget namanya
Ketoprak Tahu Pak Budi
Desa Sudagaran Banyumas
Buka jam 10.30 - 14.00

Ketupat Tahu ini ini ketupat dicampur dengan tahu goreng yang dipotong potong, ditambah toge dan irisan kol mentah. Disiram bumbu ( sambal cabe, bawang putih, gula merah dan kecap yang diuleg ) terus disiram lagi dengan gula cair terus ditaburin bawang goreng atasnya. Plus ditambah dengan Mireng (kerupuk mie yang digoreng hehehehehe)

Rasanya seger banget, walau rada manis yah. Bawang putihnya kerasa banget. Porsinya juga sedeng ajam ngga terlalu besar dan ada Mendoan buat pelengkap. Tempatnya kecil banget, tapi authentic. Tempat penggorengan tahunya antik banget (lihat di foto)

Ngomongin jajanan Purwokerto, ngga seru kalo ngga nyoba Mendoan dan Dage. Mendo sebenarnya berarti 1/2 matang. Jadi kalau bilang Tempe mendo berarti Tempe 1/2 matang. Tapi kalau di Jakarta, mendoan berarti tempe goreng tepung (bisa 1/2 matang or matang). Ini salah satu cemilan favorit gue, sumpeee enak banget. Tempenya juga khusus, tipis dan rada gede. Satu bungkus biasanya ada 2 tempe. Terus dicelupkan ke adonan tepung yang sudah dibumbui dengan bawang putih, ketumbar, garam dan ditaburi daun bawang. Digoreng di minyak puanasssss

Tapi jangan lupa siapkan tisssue banyak banyak sebelum makan bo. Soalnya minyak nya bisa buat goreng telor tuh, buanyak bangettt. Jadi tempe mendoan panas, diteken teken tisssue dulu terus dimakan dengan cabe rawit atau dikasih kecap di atasnya. Hmmmmmm, hmmmmm, hmmmmmm

Ada juga mendoan Dage. Dage adalah ampas kelapa sisa pembuatan minyak goreng, lalu dipadatin dan dikeringkan dibuat seperti tempe. Terus digoreng ke adonan tepung yang sama kaya Tempe Mendoan.

Biar kayanya aneh karena dibuat dari ampas kelapa. Cuman rasanya yahudddd buangettt. Perpaduan antara rasa Dage dan tepung itu pas banget. apalagi dimakannya sama kopi pahit or teh wasgitel (panas, legi dan kentel) damnnnn, bisa di langit ketujuh tuh

Biasanya Tempe Mendo or Dage dijual sekitar 400 perak saja perbuah, Penjualnya bisa ditemui di mana mana. Tapi yang enak sih katanya yang di Pasar Glempang (dekat Kampus Unsud).

Makanan khas Banyumas lainnya adalah Sroto, bukan soto tapi sroto...Paling enak sih katanya di Sroto Jalan Bank (aka Soto Haji Loso), Jl. jl. Wiryatmaja no. 15 Purwokerto. Buka Jam 8 pagi - 8 malam. Saking terkenalnya, temen gue samapi nitip 5 bungkus buat dibawa ke Jakarta, pas tahu gue mau ke Purwokerto...

Sroto terdiri dari ketupat, soun, taoge, daun bawang didiram dengan kuah soto yang bening dan kerupuk mie. Dimakan dengan sambel kacang yang enuakkkk banget. Bisa ditambah dengan kulit goreng (yummy biar kolesterol tinggi), kepala ayam gorengg (favorit), usus goreng, ati and ampela...Yummyyyyyy

Soto Pak Haji Loso ini ayamnya asli ayam kampung, jadi lebih empuk dan enak. Di depan warung aslinya, Pak Loso juga membuka cabang baru. Tapi kayanya lebih enak makan di tempat yang lama nya. Juga dijual aneka jajanan khas Purwokerto. Oleh oleh yang paling gue suka adalah nopia rasa coklat. sayang ngga ada fotonya, soalnya susah nih nerangin nopia tuh apaan. Ntar kalu ada gue tambahin ajah deh.